03 March 2014

Bento Bag Tutorial


Bento terkenal berasal dari Jepang, karena memang disini orang-orang pada suka bawa bento. Dan untuk membawa bento itu biasanya mereka menggunakan bento bag. Nah kali ini aku mau ngasih tutorial membuat bento bag yang mudah.

Bento is known from Japan, because people in Japan like to bring their own lunch. And to bring this lunch, they use bento bag. At this time I want to share this easy bento bag tutorial.

Sebenernya aku juga baru belajar bikin bento bag ini, dan ternyata memang mudah dan hasilnya memuaskan. Bisa menggunakan kain-kain yang lucu supaya tambah menarik. Aku beli pola untuk membuat bento bag ini di Daiso, isinya pola dan cara membuat. Di bagian belakang ada bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat bento bag. Di dalam paket ini ada 3 pola tas tapi aku baru mencoba bento bagnya saja.

Actually this is my first time to make bento bag, and its not to difficult to made. You can use unique fabric to make it more cute. I bought this bento bag pattern at Daiso, include pattern and how to do. At the back you can see the stuff that you need to make this bento bag. It has 3 patterns but I only try the bento bag at this moment.



Bahan yang dibutuhkan:

  • Kain ukuran 30 x 50 cm
  • Penggaris atau meteran
  • Pena khusus untuk menulis di kain
  • Tali, panjangnya 65 - 70 cm, 2 buah
  • Jarum pentul
  • Benang 
  • Bodkin (untuk memasukkan tali, bisa diganti dengan peniti)
  • Mesin jahit
What you need:
  • Fabric, 30 x 50 cm
  • Ruler
  • Special pen to draw on fabric
  • Cord, 65 - 70 cm, 2 pcs
  • Pin
  • Thread
  • Bodkin (to insert the cord, can be changed with safety pin)
  • Sewing machine

Karena aku sudah punya polanya, aku tinggal men-trace pola di kain menggunakan tracing wheel dan tracing paper. Dan berhubung aku tidak punya mesin jahit, jadi aku jahit dengan tangan.

Because I had the pattern, so I just trace the pattern to the fabric using tracing wheel and tracing paper. And I don't have sewing machine so I sew by hand.


Pertama-tama gambar pola pada kain dengan ukuran sebagai berikut.
Garis biru adalah garis lipatan, garis merah adalah garis jahitan.

Draw the pattern onto the fabric, like this drawing.
Blue line is fold line, the red line is sewing line.



Lalu lipat dua kain.

Fold the fabric in the middle.


Jahit bagian pinggir kain sampai batas garis.

Sew the edge until the end of the line.


Lipat kain pada bagian segitiga, lalu jahit pada garis merah.

Fold the fabric to form triangle, and sew along the red line.


Lipat bagian pinggir kain yang tidak terjahit, lalu jahit untuk merapikan.

Fold the edge of fabric that not sewn, then sew.



Lipat 2 kali bagian atas kain sesuai garis lipatan, lalu jahit.

Fold 2 times the top side of the fabric according to blue line, than sew.



Terakhir masukkan tali menggunakan bodkin atau peniti. Masukkan melalui satu sisi, lalu ke sisi lainnya. Pertemukan tali lalu ikat. Masukkan tali berikutnya dengan arah berbeda dari tali pertama.

Insert the cord using bodkin or safety pin. Insert from one side to another side. Tie the cord together. Insert the next cord from opposite direction.



Selesai.
Ternyata tidak susah ya membuatnya. Selamat mencoba.

It's done. So it's not to difficult isn't it. Have fun.


2 comments:

  1. Cantiknyaaaa... Ah, seeandainya saya udah molai belajar jahit, Janome yg beli setahun lalu udah bisa kepake. Skrg msh tersimpan rapi di kardusnya, hahaha...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe ayo belajar mak...aku juga baru belajar, ini aja jahit tangan :D

      Delete

Thank you for coming, and don't forget to leave comment so I can blogwalking too ^_^